https://v53556.com/danger-administration-within-foreign-exchange-defending-your-own-opportunities-within-the-foreign-currency-markets/ nih, artikelnya tentang gimana cara atur risiko di pasar valas biar aman dan untung gede. Pokoknya, jangan sampai salah langkah, karena di dunia valas, risiko itu kayak hantu yang bisa muncul kapan aja. Mau tahu caranya? Lanjut baca!
Artikel ini bakal bahas berbagai jenis risiko dalam perdagangan valas, cara mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut. Kita juga bakal ngelihat peluang-peluang di pasar valas, strategi trading yang aman, dan contoh kasus nyata. Intinya, artikel ini mau kasih kamu senjata ampuh buat sukses di pasar valas!
Administrasi Risiko di Pasar Valas: Jaga Duitmu, Bro!

Nah, soal administrasi risiko di pasar valuta asing (valas) ini penting banget buat para trader, terutama yang baru mulai. Intinya, gimana caranya ngatur risiko biar duit yang diinvestasiin nggak melayang gitu aja. Artikel ini bakal ngebahas lebih dalam tentang hal ini, dari implikasinya sampe strategi-strategi yang bisa dipake.
Implikasi Administrasi Risiko yang Baik
Administrasi risiko yang oke punya itu bakal bikin trader lebih tenang dan nggak panik kalau ada pergerakan pasar yang nggak terduga. Dengan manajemen risiko yang baik, trader bisa ngontrol potensi kerugian dan tetap fokus pada strategi trading mereka. Hasilnya? Potensi profit lebih besar dan menghindari kerugian besar. Pokoknya, ini krusial buat sukses di pasar valas!
Strategi Pengelolaan Risiko di Pasar Valas
Banyak banget strategi pengelolaan risiko yang bisa diadopsi, tergantung style trading masing-masing. Berikut ini beberapa strategi yang umum dipake:
- Stop-Loss Order: Ini kayak jaring pengaman, bro. Pastiin ada batas kerugian maksimal yang udah ditentukan. Jadi, kalau harga bergerak nggak sesuai ekspektasi, order ini bakal otomatis menutup posisi trading dan ngehindarin kerugian lebih besar.
- Take-Profit Order: Ini kebalikannya stop-loss. Order ini otomatis menutup posisi trading saat harga mencapai target profit yang udah ditentukan. Jadi, untung bisa dipetik saat tepat waktu, nggak perlu nunggu sampe harga makin tinggi.
- Diversifikasi Portofolio: Jangan taruh semua telor di satu keranjang, bro! Sebarin investasi di beberapa mata uang atau aset yang berbeda. Kalau satu aset bermasalah, aset lain masih bisa menjaga profit.
- Analisa Teknikal dan Fundamental: Pahami tren pasar dan faktor-faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan harga mata uang. Dengan analisis yang akurat, kamu bisa memprediksi pergerakan harga dengan lebih baik dan ngambil keputusan yang tepat.
- Pengelolaan Modal yang Tepat: Jangan ngeluarin semua duitmu dalam satu transaksi. Buat batas modal yang sesuai dengan kemampuanmu dan nggak ngerugiin banget kalau terjadi hal yang nggak diinginkan.
Perbandingan Strategi Pengelolaan Risiko
Strategi | Kelebihan | Kekurangan |
---|---|---|
Stop-Loss Order | Mencegah kerugian berlebih | Bisa kehilangan potensi profit tambahan jika harga bergerak sesuai prediksi |
Take-Profit Order | Memastikan profit tercapai | Bisa melewatkan kesempatan profit lebih besar jika harga terus naik |
Diversifikasi Portofolio | Mengurangi risiko kerugian | Memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang berbagai aset |
Analisa Teknikal dan Fundamental | Membantu memprediksi pergerakan harga | Tidak selalu akurat, dan membutuhkan waktu dan penelitian |
Pengelolaan Modal yang Tepat | Membatasi kerugian dan menjaga modal | Membatasi potensi profit |
Analisis Risiko

Bro, trading valas itu seruuu, tapi ada risiko juga, kayak di dunia nyata. Jangan sampe kena batunya, kita harus paham dulu resikonya biar bisa ngatur strategi trading kita dengan baik. Kita bakal bahas berbagai jenis risiko dan cara minimalisirnya biar duit aman.
Jenis-jenis Risiko
Banyak banget risiko yang bisa ngeganggu trading valas kita, mulai dari yang paling umum sampe yang agak susah dipahami. Yuk kita bahas satu-satu.
- Risiko Pasar: Ini kayak fluktuasi harga mata uang yang tiba-tiba naik turun, gak jelas nih, bisa karena banyak faktor, kayak berita ekonomi, perang, atau politik. Kalo gak hati-hati, duit kita bisa melayang gara-gara fluktuasi pasar yang cepat dan gak terduga.
- Risiko Kredit: Ini risiko kalo pihak yang kita transaksiin (broker atau counterparty) gak bisa bayar utang. Jadi, kita harus hati-hati pilih broker yang terpercaya dan punya reputasi bagus. Jangan sampe salah pilih, bro!
- Risiko Likuiditas: Ini risiko kalo kita susah jual atau beli mata uang. Kadang pasar bisa sepi, jadi kalo kita butuh jual cepat, bisa susah dapetin harga yang kita mau. Jadi, perlu banget kita punya strategi cadangan buat jaga-jaga situasi seperti ini.
Dampak Risiko pada Peluang
Risiko-risiko ini bisa banget ngaruh ke peluang trading kita. Kalo kita gak paham, bisa rugi gede. Misalnya, kalo pasar lagi fluktuatif, kita harus lebih hati-hati dan jangan gegabah. Kita harus bisa mengantisipasi kemungkinan terburuk dan punya strategi cadangan. Intinya, paham risiko itu penting buat memaksimalkan peluang.
Identifikasi dan Penilaian Risiko
Proses identifikasi dan penilaian risiko itu penting banget. Kita harus bisa ngenal dan ngukur risiko yang mungkin muncul sebelum terjun ke pasar. Bayangkan seperti ini: kita mau beli barang, kita harus tahu dulu harganya dan kualitasnya, kan? Sama kayak trading valas, kita harus tahu dulu risikonya. Nih gambaran sederhananya:
Tahap | Aktivitas |
---|---|
1. Identifikasi Risiko | Menganalisis potensi risiko pasar, kredit, dan likuiditas. |
2. Analisis Risiko | Mengevaluasi kemungkinan terjadinya risiko dan dampaknya terhadap trading kita. |
3. Penilaian Risiko | Menentukan tingkat keparahan risiko dan prioritas tindakan yang perlu diambil. |
4. Pengendalian Risiko | Menerapkan strategi untuk meminimalkan risiko. |
Langkah Minimalisasi Risiko
Banyak cara untuk minimalisir risiko trading valas. Kita harus punya rencana cadangan dan disiplin dalam trading. Nih beberapa langkahnya:
- Manajemen Modal yang Bijak: Jangan taruh semua duit kita di satu tempat, bro. Bagilah modal kita sesuai dengan kemampuan dan strategi trading kita. Ini penting buat jaga-jaga kalo ada yang salah.
- Studi Pasar yang Mendalam: Pahami tren pasar, berita ekonomi, dan faktor-faktor lain yang bisa memengaruhi harga mata uang. Jangan asal-asalan, bro!
- Penggunaan Stop Loss dan Take Profit: Buat batasan rugi dan untung agar kita gak terlalu terbawa emosi saat trading. Ini penting banget buat kontrol diri.
- Pilih Broker yang Terpercaya: Pilih broker yang kredibel dan punya reputasi bagus. Jangan asal pilih, bro! Cari informasi dan review sebelum memutuskan.
- Pelajari dan Berlatih: Trading valas itu butuh waktu dan usaha. Jangan berhenti belajar dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan strategi trading kita. Jangan malas belajar.
Manajemen Risiko di Pasar Valas: Https://v53556.com/danger-administration-within-foreign-exchange-defending-your-own-opportunities-within-the-foreign-currency-markets/

Nah, buat yang lagi main di pasar valas, manajemen risiko itu penting banget, bro! Bukan cuma buat ngehindarin kerugian gede, tapi juga buat ngatur strategi trading kamu biar makin optimal. Bayangin, kalau kamu gak punya strategi yang jelas, bisa-bisa duit kamu terbang gitu aja. Makanya, penting banget nih, kita bahas lebih dalam tentang manajemen risiko.
Strategi Manajemen Risiko
Ada banyak strategi manajemen risiko yang bisa diterapkan di pasar valas. Ini bukan cuma teori, tapi harus dipraktekin biar makin jago!
- Stop Loss Order: Ini strategi wajib buat para trader. Fungsinya buat nge-limit kerugian kamu kalau harga bergerak melawan prediksi. Misalnya, kamu beli EUR/USD dengan target harga 1.10, dan set stop loss di 1.09. Kalau harga turun ke 1.09, order otomatis terjual, dan kamu gak rugi lebih dari yang udah direncanain.
- Take Profit Order: Kebalikan dari stop loss, ini buat ngambil untung maksimal. Kamu set target harga tertentu, misal 1.11, dan kalau harga mencapai 1.11, order otomatis terjual dan untung kamu didapat.
- Diversifikasi: Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang, bro! Sebaran posisi di beberapa pasangan mata uang bisa ngurangin risiko. Kalau satu pasangan lagi drop, pasangan lain mungkin masih bisa stabil. Contohnya, bisa trading EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY secara bersamaan.
- Risk Management Ratio: Buat perbandingan antara potensi keuntungan dan risiko. Contohnya, kamu mau ambil risiko 1% dari modal trading kamu untuk satu transaksi. Kalau untungnya 2x lipat dari risiko, berarti lumayan oke. Ini penting banget untuk ngatur seberapa banyak modal yang kamu berani pakai buat satu trade.
Contoh Praktis Penerapan Strategi
Sekarang kita bahas contoh praktisnya. Bayangkan kamu trading GBP/USD. Kamu prediksi GBP akan naik. Kamu bisa menggunakan strategi stop loss di 1.25 dan take profit di 1.30. Dengan begitu, kamu bisa mengelola risiko dan mendapatkan keuntungan.
Daftar Periksa Manajemen Risiko
Berikut daftar periksa yang bisa kamu gunakan buat memastikan strategi manajemen risiko kamu efektif:
No | Point |
---|---|
1 | Tentukan target profit dan stop loss yang realistis. |
2 | Gunakan order stop loss dan take profit untuk melindungi diri dari kerugian. |
3 | Diversifikasi posisi trading kamu di beberapa pasangan mata uang. |
4 | Pantau pasar dengan cermat dan sesuaikan strategi sesuai dengan kondisi pasar. |
Mengelola Risiko Pasar
Risiko pasar itu bisa berubah-ubah, bro. Misalnya, ada berita politik yang tiba-tiba bikin mata uang tertentu anjlok. Kalau kamu gak punya strategi manajemen risiko yang kuat, bisa-bisa duit kamu melayang. Jadi, penting banget buat terus belajar dan menyesuaikan strategi sesuai dengan situasi pasar yang ada. Contohnya, kalau ada berita yang bikin EUR/USD turun drastis, kamu bisa langsung stop loss biar kerugian nggak terlalu besar.
Eh, urusan investasi forex itu kan bahaya banget, banyak yang kena tipu. Tapi tenang, kalau mau cari untung di dunia judi, ada juga togel online nih, yang bisa bikin kantong makin tebal. Tapi tetep harus hati-hati ya, pastiin agennya terpercaya. Soalnya, masalah forex ini kan tetep penting buat dipelajari biar nggak salah langkah.
Kalo udah paham risiko dan strategi yang tepat, kamu bisa dapetin cuan gede di pasar forex kok.
Peluang dan Strategi di Pasar Valas

Nah, udah pada paham kan kalo pasar valas itu kaya lautan luas? Banyak banget peluang, tapi juga penuh risiko. Jadi, gimana caranya dapetin untung tanpa ngerugiin duit? Berikut ini beberapa peluang dan strategi yang bisa dicoba, tetap ingat prinsip utama: mitigasi risiko!
Berbagai Peluang di Pasar Valas
Pasar valas itu kaya pasar raya, banyak banget barang dagangannya! Ada mata uang dolar Amerika, euro, yen Jepang, dan masih banyak lagi. Kamu bisa jual beli mata uang ini, atau bahkan berinvestasi di produk turunannya. Intinya, peluangnya banyak banget, tergantung strategi yang kamu pilih.
Contoh Strategi Perdagangan dengan Fokus Mitigasi Risiko
Salah satu strategi yang aman adalah scalping. Ini strategi perdagangan jangka pendek, ambil untung dari perubahan kecil harga mata uang. Penting banget untuk tetap monitor kondisi pasar, karena perubahannya cepat banget. Selain itu, kamu juga bisa pakai stop-loss order untuk mencegah kerugian besar. Ini kayak jaring pengaman, otomatis stop kalau kerugian mencapai batas yang sudah ditentukan.
Dengan begitu, kamu bisa hindari kerugian besar dan fokus pada peluang yang ada.
Daftar Strategi Perdagangan Umum dan Risikonya
Strategi Perdagangan | Deskripsi | Jenis Risiko |
---|---|---|
Scalping | Perdagangan jangka pendek dengan mengambil keuntungan dari fluktuasi harga kecil. | Kehilangan keuntungan karena pasar berubah dengan cepat, kesalahan dalam analisis, volatilitas tinggi. |
Swing Trading | Perdagangan jangka menengah, mencari keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan dalam beberapa hari atau minggu. | Perubahan harga yang tidak terduga, kesalahan analisis, potensi kerugian besar. |
Day Trading | Perdagangan jangka pendek selama satu hari, bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dari fluktuasi harga selama satu hari. | Volatilitas tinggi, kesalahan analisis, pasar yang tidak terduga, potensi kerugian besar. |
Position Trading | Perdagangan jangka panjang, mencari keuntungan dari tren pasar yang bertahan lama. | Perubahan fundamental yang tak terduga, kesalahan analisis, potensi kerugian besar, pasar berfluktuasi. |
Cara Melindungi Peluang Perdagangan Valas
- Pahami Pasar: Jangan asal masuk. Pelajari kondisi pasar, tren, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Riset, riset, riset!
- Manajemen Modal: Jangan taruh semua uangmu dalam satu transaksi. Bagi modal, tentukan batas kerugian, dan jangan tergoda untuk mengambil risiko berlebihan.
- Analisis Teknis dan Fundamental: Jangan asal tebak. Gunakan alat analisis untuk memprediksi pergerakan harga dan cari tahu faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi pasar.
- Stop-Loss Order: Ini wajib! Atur batas kerugian untuk mencegah kerugian besar jika terjadi perubahan pasar yang tidak terduga.
- Perencanaan Strategi Jangka Panjang: Jangan hanya fokus pada keuntungan cepat. Buat strategi jangka panjang, dan tetap fleksibel dalam menghadapi perubahan pasar.
Implementasi dan Monitoring

Nah, udah ngerti kan pentingnya manajemen risiko di pasar valas? Sekarang waktunya ngomongin implementasi dan monitoring. Ini krusial banget buat memastikan strategi manajemen risiko yang udah kamu buat itu beneran jalan dan hasilnya sesuai ekspektasi.
Pentingnya Implementasi Strategi Konsisten
Implementasi strategi manajemen risiko yang konsisten itu kayak membangun fondasi rumah. Kalau fondasinya lemah, bangunannya juga bakal ambruk. Begitu juga di pasar valas, kalau implementasinya nggak konsisten, resiko kerugian bakal makin gede. Makanya, penting banget buat punya SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas dan dipahami semua orang.
Cara Memantau Kinerja Strategi
Monitoring kinerja strategi manajemen risiko itu kayak ngawasin tanaman. Kamu harus rutin cek perkembangannya, apakah tumbuh subur atau ada yang kurang. Jangan cuma liat di awal aja, tapi harus dipantau secara berkala. Contohnya, kamu bisa ngecek performa trading selama seminggu sekali, atau bahkan setiap hari, tergantung kebutuhan.
- Cek data trading secara teratur, untuk lihat tren dan potensi masalah.
- Bandingkan hasil actual dengan target yang udah ditentukan.
- Identifikasi area yang perlu perbaikan atau penyesuaian.
Contoh Protokol Monitoring dan Evaluasi
Buat protokol monitoring dan evaluasi itu penting banget. Ini kayak buku panduan yang ngatur bagaimana kamu ngawasin dan mengevaluasi strategi. Contohnya, setiap akhir minggu, tim trading harus ngadain meeting untuk bahas hasil trading selama seminggu. Di meeting itu, mereka bisa bahas apa yang berjalan lancar, apa yang perlu diperbaiki, dan gimana cara ngebenerin kesalahan.
Aktivitas | Frekuensi | Tujuan |
---|---|---|
Review data trading | Mingguan | Identifikasi tren dan potensi masalah |
Meeting evaluasi tim | Mingguan | Diskusi dan solusi untuk perbaikan |
Penyesuaian strategi | Sesuai kebutuhan | Menyesuaikan strategi dengan perubahan pasar |
Menyesuaikan Strategi Berdasarkan Perubahan Pasar
Pasar valas itu dinamis banget, terus berubah. Makanya, strategi manajemen risiko yang kamu punya harus bisa di-update sesuai perubahan pasar. Bayangin aja, kalau strategi kamu nggak bisa menyesuaikan diri, kamu bakal ketinggalan zaman dan sulit bersaing.
- Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pasar (ekonomi global, politik, dll).
- Identifikasi dampak perubahan tersebut terhadap strategi trading.
- Lakukan penyesuaian pada strategi, misalnya mengubah timeframe trading, atau menambah asset kelas.
Contoh Kasus di Pasar Valas

Nah, biar makin paham, kita bahas contoh kasus nyata, ya. Soalnya, teori aja gak cukup buat ngerti betapa pentingnya administrasi risiko di dunia forex. Dari kasus rugi sampe sukses, kita kupas bareng biar lo bisa ngambil pelajaran berharga.
Contoh Kasus Kerugian Akibat Administrasi Risiko Buruk
Bayangin, ada trader muda yang super semangat, langsung terjun ke forex tanpa belajar manajemen risiko. Dia nekat beli EUR/USD dengan leverage tinggi, gara-gara liat temennya untung gede. Pas mata uang Eropa melemah, kerugiannya gede banget! Dia udah investasi modal besar, eh malah hilang gara-gara gak ngerti batas risiko. Pelajarannya? Jangan terbawa euforia, dan pahami batas risiko sebelum terjun ke pasar.
Contoh Kasus Sukses Berkat Administrasi Risiko yang Baik, Https://v53556.com/danger-administration-within-foreign-exchange-defending-your-own-opportunities-within-the-foreign-currency-markets/
Sebaliknya, ada trader senior yang udah punya pengalaman. Dia punya sistem administrasi risiko yang ketat. Dia menetapkan stop loss dan take profit yang jelas. Saat pasar berfluktuasi, dia tetap tenang dan gak panik. Hasilnya?
Dia bisa konsisten mendapatkan keuntungan yang stabil dan terukur. Jadi, administrasi risiko yang baik itu kayak penjaga gawang yang jago banget, bikin kamu aman dari serangan pasar yang liar.
Skenario Risiko dan Penanganannya
Misalnya, kamu punya posisi jual GBP/USD. Kamu tahu ada potensi risiko pelemahan GBP. Buat ngatasinya, kamu bisa set stop loss di level tertentu. Kalau GBP melemah melewati level stop loss, otomatis posisi kamu ditutup dan kerugian dibatasi. Ini contoh sederhana, tapi penting banget buat dipelajari.
Gak perlu selalu pakai level harga yang sama, sesuaikan dengan kondisi pasar dan analisis kamu.
- Risiko 1: GBP melemah lebih dari yang diperkirakan. Solusi: Atur stop loss di level yang lebih rendah dari perkiraan penurunan.
- Risiko 2: Pasar mengalami volatilitas tinggi. Solusi: Kurangi ukuran posisi atau bahkan keluar dari pasar sementara.
- Risiko 3: Tidak ada manajemen stop loss. Solusi: Pelajari dan terapkan manajemen stop loss dalam strategi trading.
Ilustrasi Kesalahan Administrasi Risiko
Skenario | Kesalahan Administrasi Risiko | Dampak |
---|---|---|
Trader X membuka posisi beli USD/JPY dengan leverage tinggi, tanpa stop loss. | Tidak menetapkan stop loss. | Kerugian besar saat USD/JPY turun tajam. |
Trader Y terlalu agresif dalam mengambil keuntungan, melewatkan peluang profit yang lebih besar. | Tidak menetapkan take profit yang tepat. | Kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. |
Trader Z mengabaikan sinyal pasar dan terus mempertahankan posisi yang sudah rugi. | Tidak memiliki strategi keluar yang jelas. | Kerugian terus bertambah karena tidak ada tindakan korektif. |
Kesimpulan dan Saran

Oke, gengs! Kita udah ngebahas panjang lebar soal administrasi risiko di pasar valas. Sekarang waktunya kita simpulin dan kasih tips praktis buat kalian yang mau terjun ke dunia forex.
Poin-poin Penting
Intinya, ngatur risiko di forex itu penting banget, bro! Jangan sampe kebablasan, rugi gede, trus males forex-an. Kita udah bahas soal pentingnya analisis fundamental dan teknikal, manajemen modal, dan strategi trading yang tepat. Semua itu harus dibarengi dengan disiplin dan kesabaran. Jangan terburu-buru, dan selalu ingat tujuan trading kamu. Jangan tergoda sama iming-iming profit cepat, karena itu bisa bikin kamu terjebak dalam kerugian.
Saran Praktis untuk Trader
- Pahami Risiko: Jangan cuma liat untungnya doang, bro. Pahami juga potensi kerugiannya. Cari tahu apa aja yang bisa bikin kerugian kamu gede, kayak market volatility, berita ekonomi, atau kesalahan trading sendiri. Pelajari faktor-faktor ini, jangan cuma asal ikut-ikutan.
- Manajemen Modal yang Bijak: Jangan modalnya dijadiin permen karet, bro! Buat rencana manajemen modal yang realistis. Jangan investasi semua duit kamu, sisain buat hal-hal penting lainnya.
- Disiplin dan Konsisten: Trading itu butuh konsistensi, bukan cuma ngikutin tren. Jangan terpengaruh sama emosi, seperti panik atau terlalu bersemangat. Tetap fokus sama strategi yang udah kamu buat.
- Belajar dari Kesalahan: Semua trader pernah mengalami kesalahan, bro. Yang penting, pelajari dari kesalahan itu. Jangan ngulangin kesalahan yang sama. Analisa kesalahan trading kamu dan cari solusinya.
- Jangan Tergoda Profit Cepat: Ingat, profit cepat biasanya ada harga yang harus dibayar. Jangan terburu-buru, dan tetap fokus sama strategi yang udah kamu buat.
Ringkasan Poin Utama
Poin | Penjelasan |
---|---|
Analisis Fundamental dan Teknikal | Penting untuk memahami kondisi pasar dan mencari peluang trading yang menguntungkan. |
Manajemen Modal | Memastikan modal trading terkelola dengan baik dan terhindar dari kerugian besar. |
Strategi Trading | Penting untuk menentukan strategi yang sesuai dengan kondisi pasar dan profil risiko. |
Disiplin dan Konsistensi | Membantu menghindari emosi dan kesalahan trading yang bisa merugikan. |
Belajar dari Kesalahan | Menjadi kunci untuk menghindari kesalahan yang sama berulang kali. |
Terakhir

Jadi, intinya nih, pengelolaan risiko di pasar valas itu penting banget. Jangan anggap remeh risiko-risiko yang bisa muncul. Pelajari, pahami, dan terapkan strategi manajemen risiko yang tepat. Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir kerugian dan memaksimalkan peluang. Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu!
Panduan Tanya Jawab
Apa saja jenis risiko dalam perdagangan valas?
Ada risiko pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko hukum. Masing-masing punya karakteristik dan cara mengelola yang berbeda.
Bagaimana cara meminimalisir risiko pasar?
Salah satu caranya adalah dengan diversifikasi portofolio dan menetapkan stop loss.
Apa yang dimaksud dengan stop loss?
Stop loss adalah batas kerugian maksimal yang kamu tentukan dalam suatu transaksi. Kalau harga bergerak di bawah batas yang ditentukan, transaksi akan ditutup secara otomatis.